Tugas 6

apa itu franchise?

Franchise, atau waralaba dalam bahasa Indonesia, adalah sebuah metode dalam sistem distribusi barang atau jasa. Dalam sistem franchise ini paling sedikit ada dua pihak yang terlibat, yaitu

  • Franchisor, yaitu pihak yang menjual atau meminjamkan hak dagangnya, atau merk dagangnya serta sebuah sistem bisnis untuk menjalankan bisnis tersebut.
  • Franchisee, yaitu pihak yang membayar royalti dan biaya lainnnya yang dipersyaratkan oleh franchisor untuk dapat menggunakan merk dagangnya serta sistem bisnis yang dirancang oleh franchisor.

Secara teknis, kontrak kerja antara franchisor dan franchisee inilah yang disebut franchise, tetapi kini kata franchise lebih sering dianalogikan sebagai cara dari franchisee menjalankan bisnisnya.

Dalam metode bisnis franchise, franchisor mempersiapkan rencana lengkap tentang bagaimana cara mengatur dan menjalankan bisnis bagi franchisee, misalnya adalah bagaimana franchisor yang bergerak di bidang kursus musik membantu franchisee dalam mengelola bisnis, mentediakan alat-alat musik yang digunakan seperti drums, gitar, membagi kelas-kelas musik berdasarkan jenis musik seperti jazz, rock and roll, dan lain sebagainya. Dalam rancangan bisnis tersebut disediakan langkah-langkah atau prosedur untuk aspek utama dari bisnis dan manajemen untuk mengantisipasi masalah, menyediakan lengkap matriks keputusan manajemen untuk kepentingan franchisee. Keuntungan terbesar dari membeli bisnis franchise ini adalah sistem atau metode yamg digunakan dalam mendistribusikan atau memasarkan barang dan jasa telah dikembangkan dan diuji, sehingga franchisee tidak perlu melakukan atau membuat rancangan baru untuk dapat menjalankan bisnisnya. Selain itu, frnachisee juga tidak perlu melakukan penetrasi pasar dengan memasang iklan agar produknya dikenal, karena hal itu sudah dilakukan oleh franchisor.

 

 

Waralaba dapat dibagi menjadi dua:

  • Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi.
  • Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.

Manfaat Franchise / Waralaba

 

Sebagai salah satu alternatif model bisnis, pengembangan usaha  dengan pola ini menawarkan berbagai manfaat yang menarik baik bagi franchisor mau pun franchisee.

 

Manfaat bagi franchisor:

  • pengembangan usaha dengan biaya yang relatif murah
  • potensi passive income yang cukup besar
  • efek bola salju dalam hal brand awareness dan brand equity usaha anda
  • terhindar dari undang-undang anti monopoli.

Manfaat bagi franchisee:

  • memperkecil resiko kegagalan usaha
  • menghemat waktu, tenaga dan dana untuk proses trial & error
  • member kemudahan dalam operasional usaha
  • penggunaan nama merek yang sudah lebih dikenal masyarakat.

 

KELEMAHAN DAN KELEBIHAN WARALABA

Berikut ini adalah beberapa keunggulan waralaba/franchise yang dapat Anda manfaatkan.

1. Konsep yang mapan
2. Alat keberhasilan usaha
3. Pendampingan
4. Bantuan teknis, manajemen dan operasional
5. Standar dan kontrol kualitas
6. Risiko rendah
7. Biaya operasional rendah
8. Akses terhadap kredit
9. Manfaat riset dan pengembangan
10. Terlindung dalam jaringan

Sementara itu ada sedikit kelemahan waralaba yang harus kita atasi.

1. Tidak bebas. Bagaimana pun waralaba adalah sebuah perjanjian yang mengikat sehingga kurang bebas. Tetapi waralaba yang baik selalu memberik kebebasan kepada anggotanya. Begitu juga APIQ memberi kebebasan yang luas kepada setiap anggota franchise. APIQ menyediakan standar sebagai pegangan tetapi variasinya adalah bebas, sebebas imajinasi Anda.

2. Monoton. Beberapa orang beranggapan bahwa franchise hanya menjalankan prosedur dari pusat – monoton. Tetapi APIQ malah memberi tantangan kepada anggota waralaba untuk terus bekreasi. Paman APIQ sering menawarkan inovasi yang setengah jadi. Inovasi ini menantang setiap anggota untuk melanjutkan inovasi di tempat masing-masing.

3. Kedudukan dalam perjanjian. Franchisee/cabang seakan lebih rendah posisinya. Tetapi APIQ memberi kedudukan yang sama tinggi. Setiap anggota APIQ berhak untuk maju sama tinggi sesuai kapasitas masing-masing.

4. Ketergantungan. Rasanya tidak enak memiliki bisnis yang tergantung kepada pihak lain. Tetapi hidup di dunia ini kita memang saling tergantung. Bukankah demikian? Lebih dari itu saling ketergantungan adalah bentuk kerja sama saling penuh percaya. APIQ memberi kepercayaan penuh cabang-cabang untuk semakin maju. APIQ Pusat juga menggantungkan suksesnya kepada cabang-cabang. Mari maju bersama.

CONTOH WARALABA ASING

  • Fast Food: KFC, Texas Fried Chicken, Mc. Donald, A & W, Wendyis, H
  • Restauran/café/bar: Red Lobster, Panderosa, Sizzler, Hong Bin Lao, Black Angus, Fashion Café, Hard Rock
  • Pizza/es krim/Youghurt/donut: Pizza Hut, Round table pizza, Jolli Bee, Baskin, Robins, Dunkin Donuts, Swensens, Yogen Fruzz
  • Soft drink : Green spot, Coca Cola, Pepsi Cola, Gatorade

 

Kiat-kiat untuk Mempertahankan FranchisingAsing

  • Tidak sedikit investor yang sudah menjalankan bisnis waralaba, tetapi tidak tahu cara mempertahankannya. Sebagian merugi karena tak menguasai cara memenuhi harapan pelanggan. Berikut adalah beberapa upaya yang dapat membantu Anda mempertahankan bisnis waralaba Anda.
  • 1. Pastikan Anda memiliki cukup uang untuk investasi. Tak hanya uang investasi, Anda juga memerlukan dana cukup sebagai cadangan jika Anda harus mengalami rugi. Dana tersebut juga termasuk dana cadangan hidup Anda sendiri selama 12 bulan ke depan.
    2. Taati dan patuhi seluruh sistem waralaba dari pewaralaba. Pewaralaba adalah orang yang mengerti dan berpengalaman di bisnisnya. Mereka lebih paham dan telah jatuh bangun hingga mencapai kesuksesannya sekarang.
    3. Jangan abaikan keluarga dan teman-teman Anda. Walau Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu untuk menjalankan bisnis tersebut, tapi tetap sisihkan waktu untuk keluarga dan teman-teman Anda.
    4. Perlakukan pelanggan dengan layanan terbaik. Jangan lupa senyum dalam melayani mereka, dan beri tahu mereka bahwa Anda senang berbisnis dengan mereka.
    5. Libatkan diri dalam komunitas lokal setempat. Ikuti dan sponsori kegiatan-kegiatan lokal di sekitar gerai Anda, seperti kegiatan sosial, perayaan, acara sekolah, dll.
    6. Selalu berkomunikasi dengan pewaralaba dan terwaralaba lain. Jagalah hubungan baik dengan mereka, dan jika ada masalah jangan disimpan sendiri saja. Sebaliknya, seorang pewaralaba juga selayaknya bersikap terbuka terhadap perkembangan gerai Anda. Ada baiknya jika Anda banyak bertanya dan menyampaikan keluhan atau kesenangan yang diperoleh dari menjalankan waralaba. Pewaralaba akan dengan senang hati menerima masukan dan membantu menyelesaikan masalah Anda.
    7. Perhatikan detail gerai Anda. Masalah pembukuan harus cermat dan teliti, tidak boleh ada selisih uang walau hanya beberapa ratus rupiah. Tegaskan hal ini pada karyawan Anda. Uang sekecil apapun harus tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan. Tekan biaya pengeluaran, dan maksimalkan pendapatan Anda. (*/ehow/AS)

 

SUMBER :

http://id.wikipedia.org/wiki/Waralaba

http://hostforplus.blogspot.com/2011/05/manfaat-franchise-waralaba.html

http://apiqquantum.com/2012/02/03/keunggulan-dan-kelemahan-waralaba-franchise-pendidikan/

http://reniashellyana.wordpress.com/tag/cara-mempertahankan-waralaba/

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s